• Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
Minggu, Mei 24, 2026
  • Login
  • Register
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
wukirmas.com
No Result
View All Result
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
Home Kabar Anyar

Mahasiswa Unsoed bikin Deterjen dari Surfaktan Biji Ketapang+Ekstrak Daun Pala

Mas Kumambang by Mas Kumambang
16/11/2023
in Kabar Anyar
0
Mahasiswa Unsoed bikin Deterjen dari Surfaktan Biji Ketapang+Ekstrak Daun Pala

Nisya Zalfa Ernita, Heroldinho Arieveali, dan Dimas Saputra melakukan penelitian di laboratorium Jurusan Kimia, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. ANTARA/HO-Unsoed

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PURWOKERTO–Tiga mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang terdiri atas Nisya Zalfa Ernita, Heroldinho Arieveali, dan Dimas Saputra membuat inovasi berupa detergen cair dari surfaktan biji ketapang dan ekstrak daun pala sebagai pengurangan pencemaran lingkungan akibat limbah Sodium Lauryl Sulfate (SLS).

“Salah satu permasalahan lingkungan yang dominan pada saat ini adalah limbah detergen dari kegiatan pencucian,” kata Nisya Zalfa Ernita di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Menurut dia, detergen konvensional terbuat dari beberapa bahan kimia seperti builder, pewangi buatan, dan yang paling berbahaya berupa surfaktan lemak. 

Ia mengatakan kebanyakan dari detergen konvensional menggunakan surfaktan dalam bentuk fosfat, alkil benzene sulfonat, dan alkil fenoksi. 

“Senyawa yang terkandung dalam surfaktan merupakan senyawa yang berasal dari sumber daya tak terbarukan (minyak bumi), beracun, dan berbahaya bagi lingkungan,” jelasnya. 

Menurut dia, bahan aktif pada detergen berupa SLS memiliki dampak yang buruk terhadap makhluk hidup, dan lingkungan. 

Dalam hal ini, kata dia, SLS sukar dirusak oleh mikroorganisme (nonbiodegradable) sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. 

“Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam Tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di bawah bimbingan Bapak Mochammad Chasani, S.Si., M.Si. melakukan inovasi membuat detergen cair dengan mengganti kandungan SLS  dengan bahan alam berupa surfaktan biji ketapang dan foaming agent dari ekstrak daun pala,” ungkapnya.
    
Mahasiswa lainnya, Heroldinho Arieveali mengatakan detergen cair dengan surfaktan dari bahan alam selanjutnya dimodifikasi menjadi ukuran yang lebih kecil, yaitu nanopartikel yang memiliki kemampuan untuk membersihkan noda pada serat pakaian sampai ke dalam pori-pori yang dalam. 

Menurut dia, detergen dari bahan alam juga memiliki potensi yang besar untuk mengurangi pencemaran di perairan karena akan lebih mudah terdegradasi.

Baca juga: Tim PPK Ormawa UKT Unsoed dampingi pengolahan produk makanan berbahan kopi dan kapulaga

“Peningkatan penggunaan detergen cair menurut data Indonesia Commercial Newsletter (ICN), total konsumsi detergen pada wilayah Indonesia mencapai 449.100 ton dan di perkirakan akan terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk Indonesia di setiap tahunnya,” katanya. 

Seiring meningkatnya penggunaan detergen, kata dia, akan berarti meningkat pula tingkat pencemaran lingkungan.

Oleh karena itu, lanjut dia, perlu adanya pemanfaatan bahan alam yang melimpah seperti biji ketapang dan daun pala yang dapat digunakan untuk mengurangi pencemaran lingkungan jika dibuat formulasi menjadi detergen cair sebagai pilihan lain penggunaan detergen konvensional. 

“Selain ramah lingkungan, detergen cair berbahan dasar surfaktan biji ketapang dan ekstrak daun pala juga tidak memiliki potensi untuk merusak permukaan tangan dan tidak memiliki risiko kesehatan seperti kanker kulit jika digunakan dalam interval waktu yang lama,” jelasnya. 

Sementara itu, Dimas Saputra mengharapkan dengan adanya formulasi baru detergen yang lebih ramah lingkungan dengan bahan dasar surfaktan biji ketapang dan ekstrak daun pala dapat mengurangi pencemaran pada lingkungan dan kesehatan. 

“Ukuran detergen yang dibuat menjadi nanopartikel diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih efisien untuk mencuci pakaian,” katanya. 

Baca Juga

No Content Available
Tags: biji paladaun ketapandeterjen
Previous Post

Hari Pertama Pj Bupati, Hanung Repot Ucapan ‘Kepriwe Kabare’ dan Habiskan Mendoan

Next Post

Bupati Purbalingga Perkenalkan Produk Daur Ulang Limbah Plastik

Berita Terkait

Purbalingga raih penghargaan Abdi Bakti Tani 2023 dari Kementan
Kabar Anyar

Purbalingga raih penghargaan Abdi Bakti Tani 2023 dari Kementan

18/08/2023
Klaim Bupati Cilacap: Program ‘Kancing Merah’ Mampu Turunkan Prevalensi Stunting 40%
Kabar Anyar

Klaim Bupati Cilacap: Program ‘Kancing Merah’ Mampu Turunkan Prevalensi Stunting 40%

23/08/2023
Kepala Desa Kabupaten Cilacap Bentuk Paguyuban Praja Wijayakusuma, Dorong Desa Antikorupsi
Kabar Anyar

Kepala Desa Kabupaten Cilacap Bentuk Paguyuban Praja Wijayakusuma, Dorong Desa Antikorupsi

24/08/2023
Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan, bergantian dengan unsur wakil ketua menandatangani pengusulan pemberhentian akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati , dalam rapat paripurna, Senin 7 Agustus 2023. (SMBanyumas/Agus Wahyudi)
Kabar Anyar

DPRD Banyumas Umumkan Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

08/08/2023
‘Rumah Sigap’ Tanoto Foundation Diresmikan di Sokawera, Bupati Tekankan Pencegahan Stunting
Kabar Anyar

‘Rumah Sigap’ Tanoto Foundation Diresmikan di Sokawera, Bupati Tekankan Pencegahan Stunting

11/08/2023
Jelang Pemilu, Puluhan Ormas, LSM dan Perguruan Silat Di Purbalingga Teken Deklarasi Damai
Kabar Anyar

Jelang Pemilu, Puluhan Ormas, LSM dan Perguruan Silat Di Purbalingga Teken Deklarasi Damai

04/08/2023
Next Post
Bupati Purbalingga Perkenalkan Produk Daur Ulang Limbah Plastik

Bupati Purbalingga Perkenalkan Produk Daur Ulang Limbah Plastik

Please login to join discussion

Popular News

  • Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisnu: Saya Ingin Generasi Muda Banyumas Warisi Nilai Perjuangan Para Leluhur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta Akan Memasuki Tahap Pelelangan, Semoga Bisa Terwujud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Grebeg Asmari 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Sejumlah Tokoh Bermunculan Untuk Bersaing dalam Pilkada Banyumas 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recommended

PAPELING GELAR WAYANG KULIT PURBALINGGA, PERAYAAN 10 TAHUN KORWIL BANDUNG

SERULINGMAS PEDULI SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA DI WILAYAH EKS KARESIDENAN BANYUMAS

Puspa Laras Wiromo Meriahkan Siaran Langsung “Ngoblak” RRI Pro 4 Jakarta, Angkat Budaya Banyumasan ke Udara Nasional

PAPELING Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Desa Maribaya, Karanganyar, Purbalingga

Mubes Papeling untuk Penguatan Organisasi

wukirmas.com

© 2023 Wukirmas.com - ---.

*

  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Wukirmas.com - ---.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.