• Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Register
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
wukirmas.com
No Result
View All Result
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
Home Kabar Anyar

Kapolresta Banyumas Minta Maaf atas Insiden Gas Air Mata yang Kenai Sejumlah Siswa SD

Mas Kumambang by Mas Kumambang
14/10/2023
in Kabar Anyar
0
Kapolresta Banyumas Minta Maaf atas Insiden Gas Air Mata yang Kenai Sejumlah Siswa SD

Kapolresta Banyumas Kombes Polisi Edy Suranta Sitepu (tengah) memberi keterangan pers terkait insiden gas air mata yang mengenai sejumlah siswa SD Negeri Purwanegara 1, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jumat (13/10/2023). ANTARA/Sumarwoto

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PURWOKERTO–Kepala Kepolisian Resor Kota Banyumas Komisaris Besar Polisi Edy Suranta Sitepu meminta maaf atas insiden gas air mata yang mengenai sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri Purwanegara 1 Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Saya akan menjelaskan soal berita yang mungkin hari ini viral terkait adanya anak sekolah di salah satu SD yang dilaporkan matanya perih dan tenggorokannya kering karena dampak latihan rutin yang dilaksanakan anggota Polresta dan Brimob di Lapangan Brimob,” kata Edy Suranta di Markas Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Ia mengakui salah satu materi latihan yang dilakukan personel polresta dan Brimob adalah penggunaan pelontar laras licin, yaitu gas air mata.

Edy mengatakan pada Jumat pagi pukul 08.30 WIB dilakukan latihan laras licin menggunakan gas air mata, dilanjutkan dengan latihan-latihan pengendalian massa.

“Pada saat berlangsungnya latihan, salah satu instruktur mendapatkan telepon dari salah satu guru bahwa anak-anak matanya perih dan tenggorokannya kering sehingga instruktur dan perwira Polresta Banyumas mendatangi sekolah tersebut, kemudian melakukan langkah-langkah untuk membawa ke puskesmas,” jelasnya.

Setelah mendapatkan penanganan, lima anak yang dibawa ke puskesmas telah kembali ke rumah masing-masing.

“Oleh sebab itu, pada kesempatan ini saya selaku Kapolresta, saya mohon maaf atas kejadian ini karena melibatkan atau mengakibatkan adanya anak siswa SD yang matanya perih dan ada lima orang yang mendapatkan perawatan dibawa ke puskesmas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolresta mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instruktur latihan agar ke depan dilakukan evaluasi terkait latihan tersebut.

Khusus untuk latihan penggunaan gas air mata jika dilaksanakan pada jam sekolah, lokasi latihannya akan dialihkan ke tempat lebih aman.

“Langkah-langkah kami ke depan, kami memantau kesehatan anak-anak ini dan tentu kami akan mengirimkan tim kesehatan kami ke anak-anak yang tadi sempat dibawa ke puskesmas,” ungkapnya.

Kapolresta mengakui insiden tersebut baru pertama kali terjadi meskipun pihaknya sering melaksanakan latihan rutin.

Edy menduga hal itu terjadi karena gas air mata yang dilontarkan terbawa angin mengingat jarak lokasi latihan dengan gedung sekolah lebih kurang 300 meter.

Menurut dia, selisih waktu pelontaran gas air mata dengan laporan kejadian kurang lebih 30 menit sehingga tidak menutup kemungkinan gas air mata itu terbawa angin.

Baca Juga

Pemkab Karawang libatkan mantan Bupati Banyumas Achmad Husein untuk kelola sampah

Empat Pusaka Kebesaran Dikirab dalam Peringatan Hari Jadi ke-453 Kebupaten Banyumas

Jalan Tol Gedebage-Tasik-Cilacap Mulai Tahap Konstruksi Awal 2024

“Jadi, ada jeda waktu. Ini menjadi bahan evaluasi kami,” katanya.

Sejumlah siswa kelas 3B, 4A, dan 4B SD Negeri Purwanegara 1, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, terpapar gas air mata pada Jumat (13/10) pagi saat jam istirahat sekolah.

Saat memasuki ruang kelas, sejumlah anak menangis karena matanya terasa pedih dan sesak napas.

Salah seorang siswa kelas 4A, Muhammad Asyafa Rizky Auladi, mengatakan matanya sangat pedih karena terkena asap berwarna putih yang ada di ruang kelas.

“Pedih banget, saya sudah basuh dengan air tapi masih terasa pedih,” jelasnya.

Wali Kelas 4A Pascalis Adi mengatakan sebanyak 40 anak yang mengeluhkan pedih pada matanya dan lima anak di antaranya dibawa ke puskesmas.

Setelah menjalani pemeriksaan di puskesmas dan dinyatakan dalam kondisi baik, kata dia, lima anak tersebut diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing

“Tadi dari Polresta dan Brimob datang ke sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf,” katanya.

Tags: anak SDgas air mataheadlinekapolresta banyumasminta maaf
Previous Post

BI Purwokerto Ingin Baturraden ‘Naik Kelas’ Lewat Gelaran QRIS Jazz Gunung Slamet

Next Post

Nilai Produksi Perikanan Tangkap KUD Mino Saroyo Cilacap Capai Rp74 miliar

Berita Terkait

Petugas gabungan berupaya padamkan kebakaran hutan di Banyumas
Kabar Anyar

Petugas gabungan berupaya padamkan kebakaran hutan di Banyumas

16/08/2023
Embun Es di Dieng Jadi Masalah Petani, 20 Hektar Lahan Kentang Dikhawatirkan Gagal Panen
Kabar Anyar

Embun Es di Dieng Jadi Masalah Petani, 20 Hektar Lahan Kentang Dikhawatirkan Gagal Panen

13/09/2023
Bupati Banyumas Lantik 1956 P3K Guru
Kabar Anyar

Bupati Banyumas Lantik 1956 P3K Guru

28/07/2023
Hari Pertama Pj Bupati, Hanung Repot Ucapan ‘Kepriwe Kabare’ dan Habiskan Mendoan
Kabar Anyar

Hari Pertama Pj Bupati, Hanung Repot Ucapan ‘Kepriwe Kabare’ dan Habiskan Mendoan

02/10/2023
LAZISNU Cilacap Raih Penghargaan LAZ Pengumpulan Terbanyak
Kabar Anyar

LAZISNU Cilacap Raih Penghargaan LAZ Pengumpulan Terbanyak

08/08/2023
Bupati: Pengelolaan sampah di Banyumas dapat diterapkan negara lain
Kabar Anyar

Bupati: Pengelolaan sampah di Banyumas dapat diterapkan negara lain

17/09/2023
Next Post
Nilai Produksi Perikanan Tangkap KUD Mino Saroyo Cilacap Capai Rp74 miliar

Nilai Produksi Perikanan Tangkap KUD Mino Saroyo Cilacap Capai Rp74 miliar

Please login to join discussion

Popular News

  • Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisnu: Saya Ingin Generasi Muda Banyumas Warisi Nilai Perjuangan Para Leluhur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta Akan Memasuki Tahap Pelelangan, Semoga Bisa Terwujud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Grebeg Asmari 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Sejumlah Tokoh Bermunculan Untuk Bersaing dalam Pilkada Banyumas 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recommended

PAPELING GELAR WAYANG KULIT PURBALINGGA, PERAYAAN 10 TAHUN KORWIL BANDUNG

SERULINGMAS PEDULI SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA DI WILAYAH EKS KARESIDENAN BANYUMAS

Puspa Laras Wiromo Meriahkan Siaran Langsung “Ngoblak” RRI Pro 4 Jakarta, Angkat Budaya Banyumasan ke Udara Nasional

PAPELING Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Desa Maribaya, Karanganyar, Purbalingga

Mubes Papeling untuk Penguatan Organisasi

wukirmas.com

© 2023 Wukirmas.com - ---.

*

  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Wukirmas.com - ---.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.