Jakarta — 21 November 2025. Suasana Studio RRI Pro 4 Jakarta 92.8 FM dipenuhi nuansa tradisi ketika alunan gendhing Banyumasan menggema dalam program Ngoblak (Ngobrol Budaya Lokal Asli Ngapak). Dalam siaran langsung yang berlangsung pukul 20.00–22.00 WIB ini, Puspa Laras Wiromo tampil membawakan sajian seni karawitan yang memikat, memperkaya ruang apresiasi budaya di udara nasional.
Acara semakin meriah dengan hadirnya Dalang Wayang Kulit Ki H. Wahyu Darma S dari Banjarnegara, yang menambah warna dan kedalaman diskusi budaya melalui pengalaman serta wawasan pedalangannya. Dukungan penuh juga hadir dari Wahyu Triono (Pembina PAPELING) dan Izroil (Ketua Umum Terpilih PAPELING 2026–2029), yang turut menyaksikan dan mengapresiasi tampilnya seni tradisi di ruang siaran nasional.
Puspa Laras Wiromo, Wadah Silaturahmi dan Pelestarian Karawitan
Dibentuk pada 21 Februari 2025, Puspa Laras Wiromo menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana menjaga dan mengembangkan seni karawitan khas Jawa. Anggotanya didominasi oleh sedulur PAPELING, PWK, serta warga dari Purwokerto, Cilacap, dan Wonogiri yang menetap di wilayah Jabodetabek.
Dipimpin oleh Joriyanto, Puspa Laras Wiromo diperkuat oleh personel:
Slamet Rokhadi, Jori, Joko, Edi, H. Rakimin, Warto, Cipto, Sahad, Surip, Rawin, Marwin, Rikun, Sigi, Gayeng, Haris, Goman, Wahyono, Kang Poer, Rubi, Ami, dan Wahyuni.
Pengembangan musikal dan kualitas karawitan Puspa Laras Wiromo juga dibimbing oleh para pelatih berpengalaman: Bapak Heru, Bapak Suwondo, Bapak Saptono, Bapak Eko, dan Bapak Dono.
Latihan dilaksanakan setiap Sabtu malam pukul 20.00–00.00 WIB di Studio Seni Jawa lantai 2, RRI Pusat Jakarta, yang menjadi pusat kreativitas dan ruang berkumpulnya para pecinta seni karawitan.
Budaya Banyumasan Menggema di Udara Nasional
Siaran langsung Ngoblak bersama Puspa Laras Wiromo menjadi bukti bahwa budaya Banyumasan tetap memiliki tempat penting di hati masyarakat. Melalui gamelan, tembang, dan obrolan budaya, suasana khas tanah Banyumas sukses dihadirkan kembali di tengah hiruk-pikuk ibu kota, memberikan pengalaman yang hangat dan penuh nilai tradisi bagi para pendengar.
Dengan semangat kebersamaan, dedikasi para pelatih, serta dukungan komunitas PAPELING, Puspa Laras Wiromo terus menjadi garda depan dalam melestarikan seni karawitan dan budaya Jawa di tanah rantau.
















