• Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 8, 2026
  • Login
  • Register
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
wukirmas.com
No Result
View All Result
wukirmas.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
Home Kabar Anyar

Dispertan: Cilacap Surplus 230.000 Ton Gabah Kering Giling pada Juli 2023

Mas Kumambang by Mas Kumambang
31/08/2023
in Kabar Anyar
0
Dispertan: Cilacap Surplus 230.000 Ton Gabah Kering Giling pada Juli 2023

Ilustrasi - Petani di Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, memanen padi dengan menggunakan mesin pemanen padi. ANTARA/Sumarwoto

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kebutuhan beras di Cilacap tercukupi, bahkan berlebih

CILACAP–Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyatakan produksi padi di wilayah itu sudah surplus hingga kisaran 230.000 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 147.246 ton beras pada bulan Juli 2023.

“Dengan surplus sebesar itu sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan di wilayah Kabupaten Cilacap, bahkan ada kelebihan,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispertan Kabupaten Cilacap Mlati Asih Budiarti di Cilacap, Kamis.

Ia mengakui harga gabah di tingkat petani saat sekarang cukup bagus karena harga GKP sudah mencapai Rp7.000 per kilogram dan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.000/kg.

Akan tetapi permasalahannya, kata dia, hasil panen petani di Cilacap yang berlebih itu justru dibawa keluar wilayah tersebut karena dibeli oleh pengusaha-pengusaha besar dengan harga tinggi, sehingga penggilingan padi setempat tidak bisa bersaing.

Menurut dia, Perum Bulog pun tidak sanggup membeli hasil panen petani dalam rangka menyiapkan cadangan beras pemerintah karena harganya jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP) yang sebesar Rp5.000/kg untuk GKP dan Rp6.200/kg untuk GKG.

“Bahkan, pengusaha-pengusaha besar itu berani beli gabah kering panen di sawah dengan harga lebih dari Rp6.000/kg. Petani sebenarnya diuntungkan, hanya saja posisinya sekarang kita jadi terancam inflasi karena harga beras naik,” jelasnya, dikutip Antaranews.com.

Ia mengatakan kenaikan harga beras di pasar umum yang saat ini telah mencapai kisaran Rp11.500-Rp12.000/kg untuk kualitas medium itu terjadi karena penggilingan padi di Cilacap kekurangan stok.

Terkait dengan kondisi tersebut, dia mengimbau petani agar tidak menjual seluruh gabah hasil panennya untuk disimpan sebagai persediaan hingga masa panen berikutnya.

“Jangan sampai Cilacap yang merupakan produsen beras justru harga berasnya tinggi. Jangan sampai pula petani membeli beras dengan harga yang mahal,” tegasnya.

Disinggung mengenai perkembangan dampak kemarau tahun 2023 terhadap tanaman padi di Cilacap, Mlati mengatakan berdasarkan data per tanggal 24 Agustus terdapat 93 hektare tanaman padi yang puso akibat kekeringan dan 309 hektare yang terancam kekeringan.

Menurut dia, tanaman padi yang terancam kekeringan itu berusia 57 hari setelah tanam hingga menjelang panen dan saat ini sedang diupayakan penyelamatan melalui pompanisasi.

Terkait dengan prakiraan awal musim tanam pertama tahun 2023-2024, dia mengatakan sesuai jadwal, hal itu akan berlangsung pada bulan Oktober dan diharapkan curah hujan sudah cukup untuk pengolahan tanah dan persemaian.

Di sisi lain, kata dia, saat ini masih berlangsung pengeringan saluran irigasi dalam rangka perbaikan di Daerah Irigasi (DI) Serayu dan DI Menganti.

Menurut dia, saluran irigasi dari Bendung Gerak Serayu di Kabupaten Banyumas dan Bendung Menganti atau Sungai Citanduy di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Barat dijadwalkan akan kembali dialiri air pada tanggal 1 Oktober.

“Harapan kami nanti kalaupun curah hujan belum cukup, air dari bendung itu bisa mencukupi untuk petani memulai tanam padi,” kata Mlati.

Sebelumnya, Pimpinan Cabang Perum Bulog Banyumas Rasiwan mengatakan realisasi pengadaan pangan yang dilaksanakan Bulog Banyumas telah mencapai kisaran 28.000 ton atau sekitar 90,33 persen dari target tahun 2023 yang sebesar 31.000 ton setara beras.

Baca Juga

LAZISNU Cilacap Raih Penghargaan LAZ Pengumpulan Terbanyak

Kasus TBC di Cilacap Masih Tinggi. Terdapat 2.518 Penderita, Termasuk 471 Anak-anak

68 Keluarga Miskin di Cilacap Terima Program Rumah Sejahtera Terpadu

“Penyerapan sudah cukup baik. Kalau akhir tahun ini, kami menyadari untuk penyerapan memang kesulitan dari posisi harga,” kata Pimpinan Cabang Perum Cabang Banyumas Rasiwan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (28/8).

Menurut dia, hal itu disebabkan harga GKG di tingkat penggilingan sudah mencapai kisaran Rp7.000-Rp7.200/kg, sedangkan GKP di tingkat petani saat sekarang sebesar Rp6.000/kg

Terkait dengan hal itu, dia mengaku telah berdiskusi dengan Dinas Pertanian di wilayah Banyumas Raya jika ke depan, penyerapan akan diubah menjadi pengadaan tertutup agar tidak tergantung pada harga di pasar umum.

“Kemudian agar gabah itu tidak ke luar kota, tapi ke luar kotanya sudah dalam bentuk beras. Jangan-jangan beras yang ada sekarang, gabahnya dari kita tapi diproduksi oleh orang luar kota yang kembali ke Banyumas menjadi beras,” jelasnya.

Tags: 230.000 tonCilacapgabah kering gilingsurplus
Previous Post

Kasus TBC di Cilacap Masih Tinggi. Terdapat 2.518 Penderita, Termasuk 471 Anak-anak

Next Post

Pemkab Purbalingga Distribusikan 759.000 Liter Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Jalan Tol Gedebage-Tasik-Cilacap Mulai Tahap Konstruksi Awal 2024
Kabar Anyar

Jalan Tol Gedebage-Tasik-Cilacap Mulai Tahap Konstruksi Awal 2024

10/10/2023
Dukun Slamet Tohari Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana Terhadap 12 orang
Kabar Anyar

Dukun Slamet Tohari Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana Terhadap 12 orang

02/10/2023
Warga dan relawan membantu mengulur selang air untuk menguras air dalam lubang galian yang menjebak delapan penambang di area penambangan rakyat di Desa Pancurendang, Ajibarang (26/7/2023). Dari laporan awal, delapan pekerja tambang emas terjebak di dalam-DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS-
Kabar Anyar

Delapan Penambang Asal Bogor Terjebak Dalam Lubang Galian di Ajibarang

26/07/2023
Hanung Cahyo Saputro Akan Dilantik Jadi Pj Bupati Banyumas pada 24 September
Kabar Anyar

Hanung Cahyo Saputro Akan Dilantik Jadi Pj Bupati Banyumas pada 24 September

27/09/2023
Beberapa Desa di Kab Banyumas Mengalami Kekeringan, Warga Mulai Kesulitan Air Bersih
Kabar Anyar

Beberapa Desa di Kab Banyumas Mengalami Kekeringan, Warga Mulai Kesulitan Air Bersih

05/08/2023
Ketua DPRD Banyumas dr Budhi Setiawan, bergantian dengan unsur wakil ketua menandatangani pengusulan pemberhentian akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati , dalam rapat paripurna, Senin 7 Agustus 2023. (SMBanyumas/Agus Wahyudi)
Kabar Anyar

DPRD Banyumas Umumkan Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

08/08/2023
Next Post
Pemkab Purbalingga Distribusikan 759.000 Liter Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan

Pemkab Purbalingga Distribusikan 759.000 Liter Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Terdampak Kekeringan

Please login to join discussion

Popular News

  • Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    Serulingmas Akan Bersilaturrahmi dengan Perkumpulan Warga Asal Banyumas di Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisnu: Saya Ingin Generasi Muda Banyumas Warisi Nilai Perjuangan Para Leluhur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Grebeg Asmari 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Sejumlah Tokoh Bermunculan Untuk Bersaing dalam Pilkada Banyumas 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta Akan Memasuki Tahap Pelelangan, Semoga Bisa Terwujud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recommended

SERULINGMAS PEDULI SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA DI WILAYAH EKS KARESIDENAN BANYUMAS

Puspa Laras Wiromo Meriahkan Siaran Langsung “Ngoblak” RRI Pro 4 Jakarta, Angkat Budaya Banyumasan ke Udara Nasional

PAPELING Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Desa Maribaya, Karanganyar, Purbalingga

Mubes Papeling untuk Penguatan Organisasi

Mlaku Bareng IKAGA : Acaranya sehari kenangannya sepanjang masa

wukirmas.com

© 2023 Wukirmas.com - ---.

*

  • Tentang Kami
  • Contact
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kabar Anyar
  • Krida
  • Pariwisata
  • Tokoh
  • Paguyuban
  • Gudril
  • Info
  • Dopokan Banyumasan
  • Galeri
  • Video
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Wukirmas.com - ---.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.